
Rabu, 06 Oktober 2010 , 01:21:00
Ayo Hijaukan Lingkungan!
BELAJAR TUMBUHAN: Kepala SDN Tegal Pari Ida Supiatini (tengah) dan Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi, Gungun Gunawan bersama guru dan siswa usai penyemaian, kemarin. foto:sri/radarsukabumi
GUNUNG PUYUH -- Banyak cara dan media yang bisa digunakan untuk menyebarkan pesan kesadaran akan lingkungan yang hijau dan asri. Salah satunya adalah melalui institusi pendidikan seperti sekolah.
Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi, menggandeng SDN Tegal Pari Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi untuk mengembangkan program penghijauan Sukabumi salah satunya dengan kebun bibit.
Melalui program tersebut,para siswa didik terlibat langsung dalam memelihara sekaligus melestarikan lingkungan.
"Melalui program ini kami ingin mendidik siswa menjalani serangkaian proses bercocok tanam." kata Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi, Gungun Gunawan kepada Radar Sukabumi, kemarin.
Program ini diharapkan bisa menjadi satu kegiatan luar ruang (outdoor activity,red) dari aktivitas sekolah. Semangat menghijaukan lingkungan ini mendapat sambutan hangat dari sekolah dan siswa, itu terlihat saat siswa SDN Tegal Pari Kota Sukabumi mewakili siswa disekolah lainnya, menyemai biji bibit tanaman usai kegiatan belajar mengajar.
Sekitar 3000 bibit tanaman keras, 4 bok polyback, 35 kg pupuk serta alat penyemaian dibagikan PPLH kepada SDN Tegal Pari Kota Sukabumi.
"Kami juga mengajarkan bagaimana cara penyemaian hingga tumbuh tunas dan berkembang menjadi pohon," ujarnya.
Biji-biji yang ditanam di kebun bibit itu akan dirawat langsung oleh para siswa. Saat tanaman sampai sekitar dua inchi lalu dipindahkan ke lokasi lain untuk penanaman.
"Memang bibit yang dibagikan tak banyak, tapi yang penting bagi siswa ini adalah edukasi bagi generasi selanjutnya. Kita tanamkan konsepnya, bagaimana tanaman tumbuh bibitnya sampai jadi pohon. Dan mereka mengerti bagaimana cara menjaga dan memelihara lingkungan sejak dini," terangnya yang mengaku akan terus melakukan penghijauan di kawasan Buper Cikundul.
Sementara itu, pihak SDN Tegal Pari Kota Sukabumi yang dipimpin Ida Supiatini menyambut baik kegiatan yang dilakukan PPLH Sukabumi, dengan melibatkan anak sekolah.
"Kami sangat senang. Banyak ilmu baru yang kami terima dalam kegiatan penyemaian ini," tuturnya.
Seperti sebelum bibit akan ditanam, lebih dahulu harus direndam 2 hari berturut-turut dengan air panas. Setelah itu, lanjut perempuan berkerudung dan ramah ini si bibit baru bisa disemaikan dan setelah tiga hari baru disimpan di polyback.
"Karena ini waktunya bersamaan dengan UTS maka anak yang diikut sertakan dalam belajar cara penyemaian anak kelas 4,5 dan 6. Mereka sangat antusias. Semua ilmu baru yang kami dapatkan ini akan diterapkan disekolah berbarengan dengan pendidikan lingkungan hidup," pungkasnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar