PEMUDA PEDULI LINGKUNGAN HIDUP (PPLH) SUKABUMI

GO GREEN -- SUKABUMI YANG RAMAH LINGKUNGAN
BERSAMA KITA HIJAUKAN BUMI KITA -- SELAMATKAN BUMI KITA

Minggu, 17 Oktober 2010

Senin, 18 Oktober 2010 , 00:15:00
3 Ribu Benih Disemai



PENGHIJAUAN: Siswa SMAN 1 menerima tabung pot dari Ketua Umum PPLH Sukabumi, Gugun Gunawan. foto: perli rizal/radar sukabumi.
CITAMIANG--3000 benih pohon Albasiah (Sengon) disemai pelajar SMAN 1 Kota Sukabumi, Sabtu (16/10) lalu. Benih sengon tersebut diberikan secara cuma-cuma oleh Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi. Ketua Umum PPLH Sukabumi, Gungun Gunawan mengatakan, setiap sekolah di Kota Sukabumi diberikan benih pohon sekitar 3 ribu benih dan tabung pot setiap sekolah lima buah secara cuma-cuma. "Dana tersebut dari CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan-pesusahaan seKota Sukabumi.Tabung pot tersebut 325 yang dibagikan kepada sekolah se Kota Sukabumi,"paparnya. Sedangkan Tim Ahli PPLH, Asep Suhendar menjelaskan, benih sengon bisa diambil manfaat dalam usia lima tahun. "Dari 3 ribu benih yang ditanam dan jika 2 ribu pohon yang berhasil hingga besar bisa menghasilkan Rp100 juta dalam jangka lima tahun," jelas Asep Kepada Radar Sukabumi. Siswa SMAN 1 Sukabumi yang mendapatkan penjelasan cara, manfaat dan keuntungan penanaman pohon tersebut begitu antusias dengan memasukan tanah ke pollyback hingga penyemaian. Hubungan Masyarakat (Humas) SMAN 1 Kota Sukabumi, Budi Adiya Permana mengatakan, pihak sekolah berterimakasih dengan program penanaman pohon. Dengan penanaman dari penyemaian, pelajar memahami cara mendapatkan benih yang baik, mengurus, pertumbuhan, hingga menghasilkan pohon yang berdampak terhadap perekonomian. "Bukan hanya berdampak pada perekonomia, penanggulangan global warming (pemanasan global) juga bagus," tuturnya. Siswa SMAN I Kota Sukabumi, Qory mengatakan, penanaman dari biji pohon tersebut lebih dapat dipahami karena pelajar diajarkan mengurus dan manfaat saat lima tahun ke depan. Ia juga mengharapkan, penanaman pohon bukan sekadar mencari keuntungan melainkan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh orang banyak. "Dengan menggencarkan penanaman pohon di setiap sekolah dan instasi saya sakin Indonesia sejuk kembali," pungkasnya

Rabu, 06 Oktober 2010 , 01:21:00
Ayo Hijaukan Lingkungan!



BELAJAR TUMBUHAN: Kepala SDN Tegal Pari Ida Supiatini (tengah) dan Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi, Gungun Gunawan bersama guru dan siswa usai penyemaian, kemarin. foto:sri/radarsukabumi
GUNUNG PUYUH -- Banyak cara dan media yang bisa digunakan untuk menyebarkan pesan kesadaran akan lingkungan yang hijau dan asri. Salah satunya adalah melalui institusi pendidikan seperti sekolah.
Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi, menggandeng SDN Tegal Pari Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi untuk mengembangkan program penghijauan Sukabumi salah satunya dengan kebun bibit.
Melalui program tersebut,para siswa didik terlibat langsung dalam memelihara sekaligus melestarikan lingkungan.
"Melalui program ini kami ingin mendidik siswa menjalani serangkaian proses bercocok tanam." kata Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Sukabumi, Gungun Gunawan kepada Radar Sukabumi, kemarin.
Program ini diharapkan bisa menjadi satu kegiatan luar ruang (outdoor activity,red) dari aktivitas sekolah. Semangat menghijaukan lingkungan ini mendapat sambutan hangat dari sekolah dan siswa, itu terlihat saat siswa SDN Tegal Pari Kota Sukabumi mewakili siswa disekolah lainnya, menyemai biji bibit tanaman usai kegiatan belajar mengajar.
Sekitar 3000 bibit tanaman keras, 4 bok polyback, 35 kg pupuk serta alat penyemaian dibagikan PPLH kepada SDN Tegal Pari Kota Sukabumi.
"Kami juga mengajarkan bagaimana cara penyemaian hingga tumbuh tunas dan berkembang menjadi pohon," ujarnya.
Biji-biji yang ditanam di kebun bibit itu akan dirawat langsung oleh para siswa. Saat tanaman sampai sekitar dua inchi lalu dipindahkan ke lokasi lain untuk penanaman.
"Memang bibit yang dibagikan tak banyak, tapi yang penting bagi siswa ini adalah edukasi bagi generasi selanjutnya. Kita tanamkan konsepnya, bagaimana tanaman tumbuh bibitnya sampai jadi pohon. Dan mereka mengerti bagaimana cara menjaga dan memelihara lingkungan sejak dini," terangnya yang mengaku akan terus melakukan penghijauan di kawasan Buper Cikundul.
Sementara itu, pihak SDN Tegal Pari Kota Sukabumi yang dipimpin Ida Supiatini menyambut baik kegiatan yang dilakukan PPLH Sukabumi, dengan melibatkan anak sekolah.
"Kami sangat senang. Banyak ilmu baru yang kami terima dalam kegiatan penyemaian ini," tuturnya.
Seperti sebelum bibit akan ditanam, lebih dahulu harus direndam 2 hari berturut-turut dengan air panas. Setelah itu, lanjut perempuan berkerudung dan ramah ini si bibit baru bisa disemaikan dan setelah tiga hari baru disimpan di polyback.
"Karena ini waktunya bersamaan dengan UTS maka anak yang diikut sertakan dalam belajar cara penyemaian anak kelas 4,5 dan 6. Mereka sangat antusias. Semua ilmu baru yang kami dapatkan ini akan diterapkan disekolah berbarengan dengan pendidikan lingkungan hidup," pungkasnya